Skip to content
Januari 12, 2011 / kazekane

Berhenti Olahraga, Otot menjadi Lemak, SALAH!


Banyak yang beranggapan ketika anda berhenti ber-olahraga maka otot-otot anda akan berubah menjadi timbunan lemak. Persepsi ini yang banyak beredar di masyarakat. Sayangnya persepsi ini SALAH, otot dan lemak adalah 2 hal yang berbeda sehingga satu sama lain tidak bisa berubah menjadi lainnya.

LEMAK

Sel lemak hanya bisa melakukan 3 hal yaitu tumbuh, menyusut atau tetap.
Jika mengonsumsi kalori lebih banyak dari yang dikeluarkan tubuh maka sel lemak akan berkembang.
Jika makan sedikit kalori dari yang diperlukan tubuh maka sel lemak akan menyusut karena sel akan dipakai untuk menyokong keperluan energi.
Jika makan sesuai yang diperlukan tubuh, sel lemak akan tetap berada dalam ukuran semula.

OTOT

Otot dibentuk dari ribuan sel yang dinamai serabut otot. Otot biasanya bereaksi terhadap gerak fisik seperti latihan keras atau aktivitas fisik tubuh lainnya seperti naik-turun tangga, mengangkat barang berat, menyapu dan lain-lain. Ketika serabut otot distimulasi maka akan terjadi 3 hal jugayaitu peningkatan ukuran, kepadatan serta efisiensi.

Jika dilihat dari luar, lemak tubuh terletak di bawah permukaan kulit, kemudian baru diikuti otot. Ketika Anda bekerja dengan otot, maka otot akan ‘rusak’ namun saat istirahat, otot mendapat kesempatan untuk memperbaiki diri menjadi lebih kuat, padat dan siap untuk aktivitas berat selanjutnya.

PERSEPSI BENAR

Otot itu diibaratkan seperti tungku kecil dalam tubuh yang bertugas membakar kalori sepanjang hari dan beristirahat saat malam. Semakin banyak yang dibakar lewat aktivitas fisik maka semakin banyak pula kalori yang diperlukan.

Berbeda dengan lemak, hal terbaik tentang otot adalah Anda bisa membentuknya, entahkah itu area trisep atau bisep yang ingin dikencangkan.

Ketika seseorang berhenti menggunakan ototnya (berhenti olahraga) maka otot akan menurun secara ukuran, kepadatan dan efisiensi/ketangkasan. Dan jika hal ini terjadi maka metabolisme juga akan melambat. Sisa kalori yang biasa dipakai untuk ‘pembakaran’ cenderung disimpan menjadi lemak. Begitulah fakta sesungguhnya.

Posted with WordPress for BlackBerry.

  1. rahassia / Jan 12 2011 10:56 pm

    salam kenal

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: